Kuota pekerja asing di Jepang saat ini diproyeksikaan akan mengalami peningkatan yang signifikan. Dari data terbaru NHK Word Japan, pemerintah Jepang memutuskan akan menerima sekitar 1,23 juta pekerja asing hingga sebelum maret 2029 melalui dua program yaitu untuk pekerja dengan keterampilan khusus dan untuk peserta pelatihan. Kebijakan ini telah disetujui dalam rapat kabinet pada Jumat 23 Januari 2026. Kebijakan yang telah diresmikan tersebut merupakan respon dari pemerintah atas krisis tenaga kerja akibat penurunan populasi penduduk usia produktif di Jepang. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema baru seperti ikushei shuro yang rencananya akan berjalan di tahun 2027 dengan ratusan ribu peserta di tahap awal.
Berdasarkan kedua program yang ada, kuota pekerja asing yang telah ditetapkan pemeritah untuk pekerja yang memiliki keterampilan khusus adalah 805.700 orang dan akan diterima pada 19 bidang industri. Sedangkan untuk program pelatihan akan terdapat 426.200 orang dengan penempatan di 17 bidang industri. Total gabungan dari kedua program tersebut yakni 1,23 juta. Hal penting yang menjadi catatan, kuota tersebut merupakan kuota gabungan untuk keseluruhan calon ekerja asing bukan kuota per negara.
Cara Kerja di Jepang dengan Aman di Tengah Meluapnya Kuota Pekerja Asing
Besarnya angka kuota pekerja asing yang diberikan pemerintah Jepang memicu keinginan bagi masyarkat global untuk berkarir di Negri Sakira tersebut. Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya tentang bagaimana cara kerja Jepang aman dan legal. Terkait hal ini, pemerintah Jepang telah menegaskan bahwa pekerja asing harus masuk melalui program resmi atau lembaga pelatihan kerja yang terdaftar legalitasnya serta harus memiliki kontrak kerja yang jelas. Pemerintah juga menegaskan bahwa Jepang akan merekrut calon tenaga asing melalui sistem yang terstruktur bukan hanya dari janji yang bersifat informal. Maka dari itu, calon pekerja asing perlu memastikan bahwa semua proses yang dilalui sebelum berangkat ke Jepang sudah sesuai aturan dan hindari untuk menggunakan jalur yang tidak resmi.
Sejalan dengan besarnya angka bagi pekerja asing yang akan diterima Jepang, peluang terbesar yang bisa dipilih adalah dengan bergabung pada Lembaga pelatihan yang aman, terarah serta sesuai dengan kebutuhan di Jepang. Salah satu sektor paling potensial yang membutuhkan tenaga asing adalah sektor kaigo atau perawatan lansia, profesi ini terus berkembang seiring dengan bertambahnya populasi lansia di Jepang.
Ayaka Jossei Center sebagai lembaga pelatihan kerja spesialis putri di sektor kaigo telah berhasil menciptakan banyak tenaga kerja professional di Jepang. Dengan pelatihan yang terstruktur, di Ayaka Jossei Center juga akan dibekali dengan bahasa Jepang, keterampilan kaigo serta pemahaman budaya kerja sesuai dengan standar Jepang. Selain itu, lpk juga akan melakukan pendampingan dalam proses administrasi dan legalitas tinggal sesuai atauran pemerintah Jepang. Hal ini menjadi sangat penting agar proses kerja bisa berjalan dengan aman serta berkelanjutan. Bergabunglah bersama Ayaka Jossei Center dan wujudkan mimpi kerja Jepang aman dan masa depan yang lebih pasti.
Kredit Gambar : NHK World Japan

