🌐

AYAKA Josei Center

Anak Makin Sedikit, Lansia Kian Banyak! Apakah Jepang Kekurangan Tenaga Kaigo?

Anak Makin Sedikit, Lansia Kian Banyak! Apakah Jepang Kekurangan Tenaga Kaigo?

 

Tenaga kaigo Jepang kini menjadi topik penting seiring Jepang menghadapi krisis demografi yang semakin serius. Penurunan angka kelahiran yang drastis dan lonjakan jumlah lansia membuat kebutuhan perawatan meningkat tajam. Kondisi ini memunculkan satu pertanyaan besar: apakah Jepang benar-benar kekurangan tenaga kaigo untuk menopang masyarakatnya yang menua?

Jepang di Tengah Krisis Aging Society

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh CLEVER VAULT (@clevault.id)


Fenomena aging society Jepang sudah berada di tahap mengkhawatirkan. Jumlah penduduk lanjut usia terus bertambah, sementara generasi muda semakin sedikit. Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat 97,500 penduduk yang  memiliki umur lebih dari 100 tahun di Jepang. Banyak rumah kosong ditinggalkan, desa-desa mulai sepi, dan fasilitas perawatan lansia mengalami tekanan besar akibat minimnya tenaga kerja.

Situasi ini memperparah kekurangan tenaga kerja Jepang, khususnya di sektor perawatan lansia. Pekerjaan kaigo dikenal menuntut fisik, kesabaran, dan empati tinggi, sehingga tidak banyak anak muda Jepang yang tertarik menekuninya. Akibatnya, kebutuhan perawat lansia jauh melampaui jumlah tenaga yang tersedia.

Tenaga Kaigo Jepang Jadi Kebutuhan Mendesak

Di tengah kondisi tersebut, tenaga kaigo Jepang menjadi salah satu profesi paling dibutuhkan saat ini. Panti jompo, rumah sakit, dan fasilitas kesejahteraan lansia membutuhkan ribuan caregiver untuk memastikan para lansia tetap mendapatkan perawatan layak.

Untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja Jepang, pemerintah membuka peluang lebih luas bagi tenaga kerja asing, termasuk melalui program magang dan kerja di sektor kaigo. Langkah ini tidak hanya membantu Jepang menghadapi aging society Jepang, tetapi juga membuka kesempatan besar bagi generasi muda dari luar negeri untuk bekerja secara legal dan berkelanjutan.

Bekerja di sektor kaigo memang penuh tantangan, namun juga menawarkan stabilitas dan prospek jangka panjang. Tingginya kebutuhan membuat sektor ini relatif aman dari krisis, bahkan di tengah perlambatan ekonomi. Selain itu, kaigo sering menjadi pintu awal untuk memahami budaya kerja Jepang secara langsung. Kamu bisa mengikuti program magang kaigo di Jepang melalui LPK Ayaka Josei Center. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya kerja, serta keterampilan dasar kaigo agar siap bekerja dan beradaptasi di Jepang.

 

Kredit Gambar : cal gao/unsplash